Cerita ini saya dapatkan dari seorang teman se jurusan dengan saya. Kebetulan setelah mendapat smsnya saya sering ke kamar mandi, bukan karena lucu ceritanya, tapi karena saya sakit perut. Begitu ceritanya,, eh, begini ceritanya …
Di sebuah Desa, dimana seorang Ustadz memiliki seorang anak yang siap-siap untuk merantau ke
Jawa, tepatnya di Surabaya. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk menuntut keadilan, eh menuntut ilmu maksudnya. Dan tak lain kampus tujuaanya adalah kampus tercinta ITS lah… ^^ (narsis).
Setelah satu semester, pulanglah si anak ke Desanya. Sang Ustdaz terkejut melihat ada yang berbeda dari anaknya. Ditanyalah sang anak “nak, kenapa rambut kau itu?”. Si Anak menjawab, “saya rebonding, Bi.. biar bagus”. “Apa itu rebonding nak?”. “Rebonding itu diluruskan, Bi..”. “Ohhh, itu ta namanya rebonding”.
Setelah itu sang Ustadz, mengajak anaknya sholat Maghrib di surau dekat rumahnya. Kebetulan, Ustadz tersebut adalah Imam tetap di desanya.
Ketika akan sholat, tiba-tiba Ustadz tersebut berkata ” Marilah sebelum kita sholat, shaf nya direbonding”.
Sumber : KasKus
0 comments:
Post a Comment