Tahun Depan Jumlah PNS Pensiun Meningkat

Tahun Depan Jumlah PNS Pensiun Meningkat
YOGYA - Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Yogyakarta yang akan memasuki batas usia pensiun akan meningkat tajam mulai tahun 2016. Hal ini merupakan imbas dari penundaan usia pensiun bagi pejabat fungsional dari 56 tahun menjadi 58 tahun.
Kebijakan tersebut mulai berlaku 2014 lalu, sehingga PNS yang sebelumnya masuk batas usia pensiun tertunda selama dua tahun. Berdarkan proyeksi, tahun ini PNS yang akan pensiun sebanyak 122 orang. Sedangkan tahun depan melonjak lebih dari 100 persen atau mencapai 263 orang.
"Memang di tahun 2016 dan seterusnya ada kenaikan yang mengalami pensiun karena penundaan sejak 2014 lalu," ungkap Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Yogyakarta, Sarwanto, Senin (27/04/2015).
Sarwanto menambahkan, pihaknya pun sudah memproyeksikan jumlah PNS yang masuk batas usia pensiun selama lima tahun mendatang. Yakni tahun 2017 ada 304 orang, 2018 sekitar 369 orang dan 2019 mencapai 398 orang. Proyeksi lima tahunan itu juga mengacu pada rencana moratorium PNS yang diberlakukan pemerintah pusat hingga 2019 mendatang.
Meski demikian, imbuh Sarwanto, moratorium tersebut tidak berlaku untuk tenaga pendidik dan kesehatan serta tenaga teknis tertentu. Ia berharap, kebutuhan guru dan tenaga medis bisa terus terpenuhi karena angka pensiun, terutama guru jenjang SD tergolong tinggi. "Kami terus melakukan analisis jabatan (anjab). Termasuk ketika sudah ada kepastian perombakan organisasi, maka akan kami hitung kebutuhan pegawainya," imbuhnya.
Berdasarkan hasil anjab, kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkot mencapai 11.422 orang. Namun hingga akhir Maret lalu jumlah PNS hanya 7.558 orang. Oleh karena itu, hingga kini masih kekurangan 3.864 orang.
Kendati tahun lalu ada perekrutan CPNS, namun hanya mendapat kuota 74 orang. Diharapkan, kuota untuk tahun ini maupun tahun-tahun selanjutnya bisa melonjak seiring belanja pegawai dari APBD yang terus ditekan.
"Dulu belanja pegawai masih 60 persen. Tapi sekarang sudah bisa di bawah 50 persen dari APBD. Semoga itu bisa menjadi pertimbangan oleh pusat terkait formasi CPNS," paparnya
sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel